Can’t Wait

JustBelieve1

AZ : “I inspired by the latest winter collection of Dolce Gabbana. See this pattern, it’s beautiful. See those roses. The first time I saw this pattern, I said it must be somewhere in my design”

MU : “It’s beautiful. Uh, it’s Italian, right?, Ah Azis if you go to Italy, you’ll be craze. You must go”

AZ : “I know, next year Ma”

MU : “Why next year? Why you’re not going this year? Azis, why you’re wasting time”

***

Siang itu, di sela kesibukan kantor yang random sekali, saya menunjukkan konsep sebuah acara yang akan dihelat oleh salah satu bank besar pada Madam Uche, Executive Director tempat saya bekerja saat ini. Acaranya sendiri semacam launching program khusus wanita berupa dinner plus award ceremony untuk business women, artis yang berprestasi, dan wanita-wanita berpengaruh di bidangnya masing-masing. Saat menjelaskan elemen-elemen desain yang ada di dalam desain interior serta inspirasi yang saya dapat dari pattern mawar koleksi musim dingin 2016 Dolce Gabbana, tiba-tiba percakapan di atas terjadi.

Yang menarik adalah penggalan kalimat terakhir. Why next year? Why you’re not going this year Azis? Europe? tahun ini?(??) yaelah, mau sih mau banget bisa pergi ke Eropa secepatnya, hehe.

Sesaat setelah beliau meng-encourage saya untuk segera pergi, diiringi senyum dalam hati, semangat saya pada Eropa kembali meletup. Sebagai seorang yang bekerja di bidang kreatif dan bertanggung jawab penuh untuk menghasilkan konsep-konsep yang unusual, distinct dan selalu baru, sudah seharusnya bepergian ke tempat-tempat indah macam Eropa diagendakan agar saya semakin kaya akan inspirasi. Sebenarnya it’s not a big deal really untuk packing dan pergi ke sana, world is a global village. Apalagi (bismillah) dengan dukungan beliau (baca : mengharap banget tiket ditanggung perusahaan :P), seems like Europe is closer to my eyes. Ini hanya perkara waktu yang tepat.

Saat ini saya hanya ingin fokus pada satu hal besar yang belum tuntas. Setelah itu, it’s time to see Europe. Standing in front of beautiful buildings when I just arrived in Paris, feel the magical ambiance surrounding, take train to Rome, Copenhagen is on my list I think, oh Prague, many places to see. Bicara tentang impian menyusuri Eropa, ada satu hal yang ingin sekali saya wujudkan jika berhasil ke sana. Being backpacker isn’t my dream, saat setiap kali ingin makan enak di Eropa harus mikir dua kali atau pusing dengan budget ketat. Being a lavish traveler juga bukan even if I wish :P. Style perjalanan yang saya ingini ada di tengah-tengah, menikmati Eropa secara ideal tanpa harus boros-boros amat. Memiliki uang yang cukup untuk merasakan proper dinner di salah satu restoran di Paris, membawa pulang oleh-oleh yang banyak di Itali, mengunjungi galeri-galeri inspiratif di Denmark how I fall in love with Dannish design, banyak lah yang ingin saya wujudkan, hehe.

Saat ini all I need to do is keep dreaming, keep believing and keep working. Dan postingan ini nampak seperti penyemangat lagi dari postingan galau two in a row sebelumnya. And I’ll try to keep this blog update while I’m having an earlier December in this industry!

JustBelieve2

JustBelieve3

Every time my spirit at work goes down, I always see those Paris photographs by Alice Gao and feel better. Ah, I just can’t wait.

Published by

Azis Abdul

Azis is Indonesian whose interest in design & photography, traveling, cooking, and food styling. He loves croissant, Paris, and nice things. He shares his stories, thoughts, creativities here in a room called goofydreamer, [obviously he isn't goofy]. All content © Azis Abdul, unless noted.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.